Tayangan halaman minggu lalu
Sabtu, 29 Oktober 2011
Strategi Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Terhadap Pelestarian Lingkungan
Sabtu, 30 Juli 2011
Cara Mencegah dan Mengatasi Besi Berkarat
1. Melapisi besi atau logam lainnya dengan cat khusus besi yang banyak dijual di toko-toko bahan bangunan.
2. Membuat logam dengan campuran yang serba sama atau homogen ketika pembuatan atau produksi besi atau logam lainnya di pabrik.
3. Pada permukaan logam diberi oli atau vaselin
4. Menghubungkan dengan logam aktif seperti magnesium / Mg melaui kawat agar yang berkarat adalah magnesiumnya. Hal ini banyak dilakukan untuk mencegah berkarat pada tiang listrik besi atau baja. Mg ditanam tidak jauh dari tiang listrik.
5. Melakukan proses galvanisasi dengan cara melapisi logam besi dengan seng tipis atau timah yang terletak di sebelah kiri deret volta.
6. Melakukan proses elektro kimia dengan jalan memberi lapisan timah seperti yang biasa dilakukan pada kaleng.
Sabtu, 28 Mei 2011
Vitamin
Vitamin merupakan sekelompok senyawa organik berbobot molekul kecil yang memiliki fungsi vital dalam metabolisme organisme. Vitamin adalah senyawa organik yang dibutuhkan dalam jumlah kecil pada bahan makanan untuk menjamin berlangsungnya pertumbuhan dan reproduksi yang wajar. Dipandang dari sisi enzimologi (ilmu tentang enzim), vitamin adalah kofaktordalam reaksi kimia yang dikatalisasi oleh enzim.
Beberapa jenis vitamin adalah : vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin D, vitamin E, dan vitamin K. Vitamin yang larut lemak adalah vitamin A, D, E dan K sedangkan vitamin larut air adalah vitamin B dan vitamin C.
Gejala kekurangan vitamin pada manusia disebut “defisiensi” sedangkan kondisi kekurangan vitamin disebut avitaminosis.
Kontribusi suatu jenis makanan terhadap kandungan vitamin makanan sehari-hari bergantung pada jumlah vitamin yang semula terdapat dalam makanan tersebut, jumlah yang rusak pada saat panen, penyimpanan, pemrosesan dan pemasakan. Semakin tinggi suhu, semakin lama tersingkap terhadap udara dan matahari, semakin lama disimpan, akan semakin banyak vitamin yang hilang.
Pada tahap pemprosesan dan pemasakan, banyak vitamin hilang bila menggunakan suhu tinggi, air perebus dibuang, permukaan makanan bersentuhan dengan udara dan menggunakanalkali. Vitamin yang terpengaruh dalam hal ini adalah yang rusak oleh panas, oksida atau yang larut dalam air.
Hal-hal yang menyebabkan vitamin pada bahan makanan hilang :
1. Semakin lama bahan makanan disimpan akan semakin banyak vitamin yang hilang
2. Terlalu lama mencuci bahan makanan di air
3. Bahan makanan yang sudah dipotong-potong tidak langsung dimasak sehingga permukaan makanan bersentuhan dengan kotoran sehingga bisa tercemar.
4. Pada proses pemasakan menggunakan suhu yang tinggi
5. Menggunakan terlalu banyak air perebus waktu proses pemasakan sehingga banyak yang terbuang.
Kehilangan vitamin dalam pemasakan dapat dicegah dengan cara :
1. Menggunakan suhu tidak terlalu tinggi
2. Waktu memasak tidak terlalu lama
3. Menggunakan air pemasak sedikit mungkin
4. Memotong bahan makanan tidak terlalu kecil sehingga vitamin pada bahan makanan tidak banyak yang keluar.
5. Panci harus ditutup pada saat memasak
6. Sisa air perebus digunakan untuk masakan lain
Faktor penyebab defisiensi vitamin pada tubuh adalah
- Kurang atupun tidak mengkonsumsi sumber makanan yang mengandung vitamin
- Cadangan vitamin di dalam tubuh telah habis dalam waktu 30-180 hari
- Kebutuhan vitamindi dalam tubuh tidak terpenuhi
- Karena gangguan penyerapan
- Ketidakmampuan tubuh menggunakan vitamin
- Meningkatnya kebutuhan akan vitamin karena kebutuhan vitamin energi yang meningkat.
Baca Selengkapnya...
Selasa, 22 Maret 2011
DASAR ANALISIS VOLUMETRI
Metode analisis kuantitatif volumetri (titri metri), yaitu teknik analisis menggunakan titrasi. Proses penambahan volemu tertentu suatu larutan terhadap larutan yamg lain disebut titrasi. Larutan yang sudah di ketahui konsentrasinya adalah larutan standar. Analit adalah larutan yang akan ditentukan konsentrasinya.
Prinsip Dasar Volumetri
pencapaian reaksi titik akhir ekivalen harus berlangsung secara stoikiometri.
titik ekivalen adalah titik pada saat senyawa yang ditambahkan (pentiter) telah tepat mencukupi bereaksi dengan analit.

Syarat-syarat yang perlu untuk titrasi adalah
reaksi kimia harus berlangsung secara stoikiometri, artinya harus jelas komposisi a dan b di dalam persamaan reaksi.
reaksi kimia harus berlangsung cepat, sehingga penentuan titik akhir titrasi dapat diamati dengan cepat.
reaksi kimia harus berlangsung secara kuantitatif, artinya senyawa analit telah berlangsung spontan setelah penambahan senyawa pentiter.
harus tersedia metode untuk menunjukkan pertanda bahwa titik ekivalen telah terjadi.
Titrasi langsung adalah penentuan kuantitatis analit di dalam sampel dilakukan secara langsung karena senyawa pentiter dan analit beraksi secara stoikiometri.
Titrasi tidak langsung yaitu penentuan kuantitatis analit di dalam sampel dilakukan secara tidak langsung artinya reaksi antara senyawa analit dengan pentiter tidak terjasi sehingga harus dicarikan senyawa lain yang bereaksi secara stoikiometri. Dan dibutuhkan reaksi pendahuluan.
Titrasi balik adalah penentuan kuantitatis analit di dalam sampel dilakukan dengan cara menambahkan senyawa berleboh yang diketahui konsentrasinya dengan pasti, kemudian kelebihan senyawa yang tidak bereaksi dengan analit dititrasi balik dengan senyawa pentiter yang tepat.
Baca Selengkapnya...Rabu, 23 Februari 2011
Garam Zink
Sebagian besar garam zink larut dalam air, dan larutan ini mengandung ion kompleks tak berwarna heksaakuazink(II) [Zn(H2O)6]2+. Padatan garamnya umumnya terhidrat, misalnya heksahidrat untuk zink nitrat, heptahidrat untuk zink sulfat dan ini mrip dengan magnesium dan kobal (II). Struktur zink sulfat heptahidrat yaitu [M(H2O6]2+[SO4. H2O]2-.
Larutan garam zink bersifat asam sebagai akibat hidrolisis bertahap seperti halnya garam aluminium menurut persamaan reaksi :
[Zn H2O6]2+ (aq) [Zn (H2O)3(OH)]+ (aq) + H3O+ (aq) + H2O
Penambahan basa menyebabkan terjadinya endapan putih gelatin zink hidroksida :
[Zn (H2O)3(OH)]+ (aq) + OH- (aq) Zn(OH)2 (s) + 3 H2O
Tetapi endapan ini larut kembali dalam basa berlebihan oleh karena sifat amfoterik dengan membentuk ion kompekstetrahidroksozinkat(II) :
Zn(OH)2 (s) + 2OH- (aq) [Zn(OH)4]2-
Endapan zink hidrolsida juga larut dalam amonia membentuk ion kompleks tetraaminzink(II), [Zn(NH3)4]2+ menurut persamaan reaksi :
Zn(OH)2 (s) + 4NH3 [Zn(NH3)4]2+ (aq) + 2OH- (aq)
Zink klorida merupakan salah satu senyawa zink yang paling banyak digunakan. Senyawa ini dapat diperoleh sebagai dihidrat, ZnCl2.2H2O dan sebagai batangan-batangan zink klorida anhidrat. Zink klorida anhidrat sangatlah mudah laruta dalam air, dalam pelarut-pelarut organik seperti alkohol, aseton dan sifat ini menunjukkan adanya karakter kovalen dalam ikatannya.
Zink klorida dapat digunakan sebagai fluks dalam pengelasan dan sebagai bahan pengawet kayu gelondongan. Kedua manfaat ini berkaitan dengan sifat kemampuan senyawa ibi sebagai asam lewis. Dalam pengelasan, film oksida pada permukaan logam yang akan disambung harus dihilangkan, jika tidak bahan solder tidak akan melekat/menyambung. Pada temperatur diatas -2750C, zink klorida meleleh dan melenyapkan film oksida dengan pembentukan senyawa kompleks melalui ikatan kovalen dengan ion oksigen.
Solder kemudian dapat melekat atau menempel pada permukaan logam yang secara molekular telah bersih. Apabila ini diperlakukan pada gelondongan kayu, zink klorida membentuk ikatan kovalen dengan atom-atom oksigen dalam molekul-molekul selulose. Akibatnya kayu terlapisi dengan lapisan zink klorida sebgai senyawa yang beracun terhadap kehidupan oraganisme.
ZINK OKSIDA
Zink oksida dapat diperoleh dari pembakaran logam zink dalam udara atau dekomposisi termal dari zink karbonat menurut persamaan reaksi :
2 Zn (s) + O2 ZnO (s)
ZnCO3 (s) ZnO (s) + CO2 (g)
Zink oksidaberupa padatan putih danmempunyai struktur intan dengan jaringan ikatan kovalen. Dalam kristalnya, tiap atom zink dikelilingi oleh emapt atom oksigen dalm geometri tetrahedron, dan demikian juga tiap atom oksigen dikelilingi oleh empat atom zink dalm geometri tetrahedron. Tidak seperti oksida logam putih yamg lain, zink oksida menunjukkan perubahan warna menjadi kuning pada pemanasan dan kembali menjadi putih pada pendinginan. Sifat demikian ini, perubahan warna pada pemanasan sebagai akibat hilangnya beberapa atom oksigen dari kisi kristalnya sehingga meninggalkan kisi kristalnya dalamkeadaan kelebihan muatan negatif dan ini menghasilkan warna yang berbeda; kelebihan muatan negatif (elektron) dapat dipindahkan via kisi kristal dengan perbedaan potensial. Jadi, oksida zink ini bersifat sebagai semi konduktor. Pada pendinginan, atom-atom oksifen yang keluar dari kisi kristal pada pemanasan, kembali lagi ke posisi mulanya sehingga diperoleh warna semula.
Zink oksida merupakan senyawa zink yang paling penting. Senyawa ini digunakan sebagi pigmen putih, sebgai filter dalamkaret, dan sebgai komponen dalam berbagai glazes,enamels dan antiseptik. Kombinasi dengan kromium(III) oksida digunakan sebagai katalisator dalam pabrik pembuatan metanol
Selasa, 23 Maret 2010
KALSIUM
Untuk memenuhi 1% kebutuhan ini, tubuh mengambilnya dari makanan yang dimakan atau dari tulang. Apabila makanan yang dimakan atau dari tulang. Apabila makanan yang dimakan tidak dapat memenuhi kebutuhan, maka tubuh akan mengambilnya dari tulang. Sehingga tulang dapat dikatakan sebagai cadangan kalsium tubuh.
Jika hal ini terjadi dalam waktu yang lambat maka tulang akan mengalami pengeroposan tulang.
Fungsi Kalsium :
- Membentuk serta mempertahankan tulang dan gigi yang sehat
- Mencegah osteoporosis
- Membantu proses pembekuan darah dan penyembuhan luka
- Mengatur kontraksi otot
- Menghantarkan sinyal ke dalam sel-sel syaraf
- Membantu transport ion melalui membrane
- Sebagai komponen penting dalam produksi hormone dan enzim yang mengaturproses pencernaan, energy dan metabolisme lemak
- Mengatasi kram, sakit pinggang, wasir, dan reumatik
- Mengatasi keluhan saat haid dan menopause
- Meminimalkan penyusunan tulang selama hamil dan menyusui
Kepadatan tulang adalah jumlah kandungan mineral dalam setiap cm2 tulang yang diukur dengan alat bone densimeter. Kepadatan tulang pada mas aremaja dapat menentukan resiko esteoporosis saat usia lanjut. Yang diukur adalah kepadatan tulang bagian pinggang, punggung, kepala, lengan, rusuk, panggul dan bagian kaki.
KADAR KALSIUM DARAH
Kadar kalsium darah adalah jumlah zat kalsium yang terdapat pada serum ataupun plasma darah ataupun plasma darah dalam satuan mg/dl. Kadar kalsium darah yang baik berkisar 8,8-10,74 md/dl. Kekurangan kalsium disebut juga hipokalsema (kadar kalsim darah < 8,8) Penetapam jenis dan jumlah mineral di dalam suatu bahan hayati dilakukan dengan cara pengabuan. Pembakaran akan menghancurkan senyawa-senyawa organic ke dalam bentuk gas yang mudah terbang. Mineral sebagai senyawa organic akan tertinggal dalam bentuk abu yang dapat digunakan untuk analisis kualitatif dan kuantitatif. Tulang terdiri dari air, bahan organic dan bahan anorganik. Pemanasan tulang pada suhu 4000C atau lebih akan menyebabkan air serta bahan organic menguap. Sisanya dalam abu terdiri dari bahan anorganik yang berbentuk garam-garamnya. Salah satu cara analisa titri metri untuk penentuan kadar kalsium adalah mengendapkannya sebagai kalisum oksalat. Setelah endapannya disaring dan dicuci dilarutkandalam asam sulfat encer dan selanjutnya dititrasi dengan larutan KMnO4. Cara lain analisa titrimetri penentuan kalsium adalah dengan titrasi kompleksiometri yaitu EDTA. Jika zat yang dianalisa (CaCO3) tidak larut dalam air, maka zat itu harus dilarutkan dalam HCl encer.

