Tayangan halaman minggu lalu
Kamis, 24 November 2011
Maaf, Aku Mencintaimu
Minggu, 20 November 2011
Ni Akhi atw Ukhti ?
Sesaat setelah mengganti pp. Aku dapat chat yang isinya begini.
'Ni akhi atw ukhti sih? Profilnya gamblang'
Wadoh.. Memangnya gk boleh ya pasang pp kartun cowok. Mulai dari Gon, Luffy sampai Conan memang cowok semua. Garaa juga cowok, tapi yang ini tak pernah kujadikan pp. Aku cuma suka aja sama tokoh-tokoh kartun itu.
![]() |
| untung ja, gk gmbar ini yang dijadikan pp.. |
Minggu, 13 November 2011
Ketika Aku
Jumat, 11 November 2011
Buat Judul Sendiri aja Ya
Sabtu, 09 Juli 2011
I'm a stupid girl

Mungkin kita akan merasa sakit saat org disekitar kita tidak membalas kebaikan kita. Bahkan ucapan terima kasih pun, tidak kita dapatkan.
Sangat sakit, saat kita membutuhkan mereka, mereka malah mencaci kita.
Lalu apakah kita harus berhenti berbuat baik? Atau benarkah pepatah yg berkata, 'Orang baik itu hampir sama dengan orang bodoh'
maybe I'm A sTupId giRl.
Kamis, 09 Juni 2011
Untukmu Kakakkku Tersayang.
Bukan kisah bukan pula cerita, hanya ingin menulis.
Untukmu kakakkku tersayang.
Pa kabar kak? Udah lama nggak keliatan di kampus ijo. Sekarang mainannya nggak kampus lagi ya? Apa sih yag lagi diurusin kak? Ngurusin nak rohis smansta, trus BTM3 juga kan? JPRMi juga kah? kalau ngurusin rumah dah pasti ya. ckck
Kalau Ika lagi sibuk ngurus peroposal kak, hari rabu kemaren, baru mau daftar. Mungkin majunya ntar kalo udah libur..
Kemaren tu, dosen ps kami lama keluarnya kak. Akhir bulan 2 baru diumumkan oleh jurusa. Dosen ps ika Bu retno kak. Ika cuma jumpain dia sekali, itu pun cuma minta tanda tangan sebagai persetujuan menjadi dosen ps. Abis tu, ntah kenapa ika malas kali jumpain ibu tu. Ibu tu nanya-nanya, kira-kira mau buat judul apa? Ika bilang ja ika masih baca-baca aja buk, belum buat rancangannya.
Lalu Ika pun nggak da menghubungi ibu tu lagi. Entah kenapa lah, padahal semester depan tu dah nggak ada mata kuliah lagi. Jadi hampir selama 2 bulan nggak ada ika kerjain.
Trus sudah agak mulai sibuk saat semua kawan dah hampir maju seminar.
Ketika bertemu dengan kawan, pertanyaan yang paling ika hindari adalah.. “kapan seminar” hehe. Bahkan pernah juga berpikiran “aduh daripada ntar nanti di tanyain tentang proposal dan seminar, mendingan awak cabut ajalah.
Karena saat itu, itu adalah pertanyaan yang paling sensitif.
Semakin banyak yang menanyai dan Ika nggak tau mau jawab apalagi. Langsung lah semangat awak mulai berkobar mengerjainnya. Wah gawat nih,, Dengan terpaksalah, Ika jumpain ibu tu sambil mengajukan bab1, 2 dan 3. padahal dah mau ujian kak, hehe...
Mau nya sih ibu tu langsung acc setelah ada perbaikan. Tapi ternyata ibu tu minta instrumen nya juga, sekalian rpp. Udahlah tak semangat lagi awak mau ngerjainnya. Dan kertas-kertas itu pun ditinggalkan lagi. Berhenti disini untuk sementara, lalu dah mau libur karena SNMPTN, masih dengan terpaksalah awak mengerjakan apa yang disuruhnya.
Motivasi yang paling kuat adalah karena sudah hampir mendekati deadline, dan Ika nggak mau ntar semester depan ngerjain proposal atau skripsi tak bersama teman-teman lagi. Trus dah bosan juga di kampus ijo kita itu. Walaupun sampai sekarang belum seminar. Haha, yang penting dah daftar kan kak.
Pas waktu mau daftar, Pak Jp nya nggak ada. Dah lah nunggu besok. Trus mau jumpain kak Tia, kakak tu bilang ntar ja setelah makan siang. Katanya sih jam setengah dua gitu. Tapi ternyata, dia baru selesai makannya jam 3. Padahal ika dah mau pulang sebenarnya kak. Nggak enak nunggu sendirian. Belum lagi validitas, surat penelitian dll.
Ternyata kak, itu semua bisa dikerjakan kurang lebih dengan 2 minggu. Entah kenapalah awak menunggu sampai 2 bulan baru mau memulainya.
Ternyata semua itu berawal dari hati dan juga otak. Ketika hati kita enggan untuk melakukannya maka semua tubuh kita pun merespon hal yang sama. Ketika kita berpikir akan sulit untuk melakukannya maka pekerjaan itu pun akan sangat sukit untuk diselesaikan.
Dan yang terpenting adalah motivasi terbesar yang ada di dalam diri. Karena ia tak bisa dibeli, dan semangat itu pun tak bisa dibakar, selain oleh diri sendiri. Meskipun banyak orang yang berharap kau segera bangkit, kau pasti takkan bisa bangkit, sebelum hati dan pikiranmu fokus untuk menegrjakan sesuatu.
Hanya butuh memfokuskan diri untuk mengerjar sesuatu yang ingin kau capai. Jangan jadikan alasan lain, ketika memang penghambat utamnya berasal dari diri sendiri. (belajar dari pengalaman).
Meski pun susah untuk memulai, karena Ika nggak mau kayak Mas No yang menyelesaikan kuliahnya di akhir jatah semesternya. Atau seperti kak Azhar yang masih belum melanjutkan kuliahnya setelah ppl. Meskipun ika tau Mas No, lebih aktif dengan dakwahya di luar kampur dan Kak Azhar mempunyai pilihan tersendiri untuk meraih mimpinya karena ia masih mempunyai tanggungan.
Ika juga nggak mau kakak kayak gitu, walaupun ika nggak tau apa penyebab kakak berhenti sejenak dalam proses pengerjaan proposal. Atau mungkin saja kakak mempunyai mimpi lain yang memang harus dikerjakan sekarang. Mungkinkah judul yang diberikan dosen Ps kakak, tidak kakak sukai? Apapun itu hanya kakak yang tau.
Jadi pertanyaannya, ,kapan rencananya mau wisuda kak. (hee)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila suatu musibah menimpamu, janganlah engkau berkata, ‘Kalau saja aku berbuat demikian, tentu akan terjadi demikian dan demikian.’ Akan tetapi katakanlah, ‘(Ini adalah) ketentuan Allah. Apa saja yang Dia kehendaki pasti terjadi’, karena ucapan ‘seandainya’ akan membuka celah perbuatan setan.”
(HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu)
Sabtu, 04 Juni 2011
Kenapa harus Ika Putri Seya ?
Bagi mereka yang pernah nyangkut diblognya Ika Putri Seya pasti mengenalnya.
Ika, adalah nama panggilannya meski tak semua memanggilnya seperti itu. Hanya saja dia lebih senang jika anda memanggilnya dengan sebutan itu.
Putri, dipilihnya kata ini karena ia adalah seorang putri. Putri manis dari unimed, begitulah seorang kakak memberinya julukan.
Seya, diambil dari kata Seiya atau Sheiya. Ia juga tak tahu persis. Dia hanya tahu, waktu dia kecil sering nonton dragon ball. Kalau tak salah pemeran utamanya dan teman-temanya berasal dari planet seiya, dimana penghuninya selalau memiliki kekuatan super. Pernah juga menonton film kartun lainnya yang pemeran utamanya memiliki nama Seiya. Karena sang pemeran utama kuat dan keren, nama itu pun terpatri dalam ingatannya. Dia hanya mau sekuat mereka dan sekeren mereka.
Kenapa harus ganti nama ?
Karena ini dunia maya, kadang tak tersentuh akal. Tak perlu kenal dengan sang pemilik nama, sebab kita berteman dengan mereka, yang berasal entah dari siapa saja. Tak pernah kenal, jelas tak ada masalah.
Karena ini dunia maya, menyatakan yang terlihat maya.
Baca Selengkapnya...
Selasa, 19 Oktober 2010
Kisah Tak Berurut
Aku mnulis bkan krn aku tau apa yg mw kutulis.
Aku mnulis krna aku ingin mnulis.
Tak ada kisah, tak ada cerita, hanya ada mau.
Dsini smw brbda, yg sholehpun tak nampak lagi kesholehannya. Tak pernah ada kjujuran krna smw slg mndiamkan. Yg baik pun tak lgi baik, krna baik dan buruk sama saja. Tapi dsini masih ada hati yang harus tetap dijaga.
Dari sini, kudengar kabar. Ada tangisan disana. Jeritan suara hati yg belum waktunya memiliki. Tak pernah ada cerita yang kudengar, hanya saja tangisan itu terlihat jelas di setiap pesannya. Tak pernah bermaksud untuk menasehati, hanya saja ku ingin dia tersenyum kembali. Kukirimkan beribu pesan dan beribu doa, berharap ia baik-baik saja.
Dsana, drumah tak beratap namun berpondasi. Kulihat ada letih dengan pertengkarannya yg tak pernah selesai. Pasti ada lelah, dan terkadang ingin menyerah. Tapi jelas ada bahagia dsana, nyata terlihat dalam setiap kata. Di tempat itu, tak perlu ada teori karena smw jiwa bergerak demi satu tujuan. Memang ada salah dan stiap jiwa brusaha mmperbaikinya. Di tempat itu, ada perbedaan, ada ricuh serta ada senyuman tulus yg sangat indah. Inginku pergi melarikan dri dari rumah itu, namun tak pernah bisa pergi jauh.
Dirumah tepas itu, kulihat ada sayang, pasti ada cinta dan ada aku juga. Sayang yg tak pernah dikatakan, namun selalu bisa dirasakan.
Cinta yg tak pernah diucapkan, namun selalu ada pengorbanan. Semua terasa indah saat sudah memasuki batas usia. Baru tersadar, bahwa mereka yg bsa membuatku bhgia. Hanya mereka yg bsa membuatku tersenyum. Semoga masih ada waktu mereguk manisnya hubungan itu, di akhir batas usia mereka.
Jauh dsana, di tanah yg brhektar-hektar luasnya. Dia sendirian, memendam rindu yg tak berpengharapan dan akhirnya jatuh sakit di semester pertama. Ya Allah, kuingin dia menjadi salah satu tentaraMu. Karena q tak bsa menjaganya. Kusampaikan doa rabithahku padanya, jadikanlah ia pejuang di jalanMu
Senin, 18 Oktober 2010
Akhirnya Berhenti Disini
Pergi tak meninggalkan jejak.
Bukan untuk rehat sejenak.
Tapi, memang tak cukup bergairah menyusun kata-kata bermakna.
Sampai waktu yang tak ditentukan.
Karena driku, bukan driku lagi.
Kamis, 03 Juni 2010
dia
dia
terkesan berantakan dan tak peduli pada pendapat orang lain mengenai dirinya.
Dia suka dengan hujan karena hujan membuat suasana lebih sejuk.
Dia adalah saya
Sabtu, 10 April 2010

Subhanallah...
Semua yang diawali dengan kejujuran akan selalu diakhiri dengan kemudahan, yang selalu membuat hati tentram.
Katakan saja, apa yang ada di pikiran. Tak perlu dipikirkan apa yang ingin dikatakan.
Subhanallah...
Ketika kaki melangkah, inginku hati pun tergerak. Tak hanya sekedar jasad.
Bismillah...
Dengan cara yang ahsan, ku utarakan kata-kata itu. Akhirnya, perbedaan itu pun tak jadi masalah.
Alhamdulillah...
Beberapa episode dari perjalanan itu. Telah berakhir, dengan bermacam rasa di dada.
Masyaallah...
Semuanya hampir hancur, ditengah kelelahan dan kefuturan.
Astaghfirullah...
Ampun..
Saat diri ini hanya diam di tempat. Bahkan berniat mundur. Banyak org yg telah mendahuluiku, ku tetap saja diam.
Seolah tak terjadi sesuatu. Jiwa pun melayang, ke Negeri antah berantah.
Dapat apa dari semuanya?
Sungguh, Tak dapat apa-apa. Hanya aq senang melihat senyuman para pejuang yg tak pernah lelah berjuang.
Senyuman itu...
Adalah perenungan hati. Membuatku bergerak dan terus mencari.
Ini tentang langkah yang kan di bentuk. Cara yang kan di pakai untuk sebuah tujuan.
Bukan pula cerita narasi, deskripsi. Hanya perasaan diri, namun sulit hati berkata....
Bukan fiktif, sedikit naif hanya sebuah realita.
Kadang tertulis tak terucap merendam semangat dalam rindu.
Terucap tak tertulis menyapa ramai tak berpengharapan.
Terucap, tertulis, taramal
Menyemai benih ketnggian mimpi,
Meniti langkah jalannya hti.,
Senyuman pejuang di kala letih, sanggup katakan lebih banyak daripada pesan yang disampaikan semua kata.
Qu paham......
Krna qu pernah merasakan.
Terasa indah, saat kehilangan.
Terasa bahagia, saat pertemuan.
Tak kubiarkn ia direngut, karena tanpanya ku tak menyapa.
Tak kubiarkan ia dijamah, karena nodanya timbul drita.
Tak kurela ia pergi, karena jauhnya tak brtiti.
Tak kurela ia tengglam, krn hilangnya jauh berkata.
Kemanapun ia, kutmani langkahnya.... Brdiri ia, aku penegaknya.
Beribadah ia, aku pendampngnya.
Qu hanya tw...
Bahagia itu kurasakan saat semuanya berantakan.
Saat kejujuran di tata dengan kehalusan kata-kata. Tak pernah gentar, hanya selalu jujur katakan smwnya.
Yah... Tak perlu berbelit-belit apalagi basa-basi.



