Tayangan halaman minggu lalu

Selasa, 23 Maret 2010

KALSIUM

KALSIUM

Kalsium merupakan mineral yang paling banyak terdapat di dalam tubuh manusia. Kira-kira 99% kalsium terdapat di dalam jaringan keras, yaitu pada tulang dan gigi. 1 % kalsium terdapat pada darah dan jaringan lunak. Tanpa kalsium yang 1% ini, otot akan mengalami gangguan kontraksi darah akan sulit membeku, transformasi daraf terganggu dan sebagainya.

Untuk memenuhi 1% kebutuhan ini, tubuh mengambilnya dari makanan yang dimakan atau dari tulang. Apabila makanan yang dimakan atau dari tulang. Apabila makanan yang dimakan tidak dapat memenuhi kebutuhan, maka tubuh akan mengambilnya dari tulang. Sehingga tulang dapat dikatakan sebagai cadangan kalsium tubuh.

Jika hal ini terjadi dalam waktu yang lambat maka tulang akan mengalami pengeroposan tulang.

Fungsi Kalsium :
  1. Membentuk serta mempertahankan tulang dan gigi yang sehat
  2. Mencegah osteoporosis
  3. Membantu proses pembekuan darah dan penyembuhan luka
  4. Mengatur kontraksi otot
  5. Menghantarkan sinyal ke dalam sel-sel syaraf
  6. Membantu transport ion melalui membrane
  7. Sebagai komponen penting dalam produksi hormone dan enzim yang mengaturproses pencernaan, energy dan metabolisme lemak
  8. Mengatasi kram, sakit pinggang, wasir, dan reumatik
  9. Mengatasi keluhan saat haid dan menopause
  10. Meminimalkan penyusunan tulang selama hamil dan menyusui

Kepadatan tulang adalah jumlah kandungan mineral dalam setiap cm2 tulang yang diukur dengan alat bone densimeter. Kepadatan tulang pada mas aremaja dapat menentukan resiko esteoporosis saat usia lanjut. Yang diukur adalah kepadatan tulang bagian pinggang, punggung, kepala, lengan, rusuk, panggul dan bagian kaki.

KADAR KALSIUM DARAH

Kadar kalsium darah adalah jumlah zat kalsium yang terdapat pada serum ataupun plasma darah ataupun plasma darah dalam satuan mg/dl. Kadar kalsium darah yang baik berkisar 8,8-10,74 md/dl. Kekurangan kalsium disebut juga hipokalsema (kadar kalsim darah < 8,8) Penetapam jenis dan jumlah mineral di dalam suatu bahan hayati dilakukan dengan cara pengabuan. Pembakaran akan menghancurkan senyawa-senyawa organic ke dalam bentuk gas yang mudah terbang. Mineral sebagai senyawa organic akan tertinggal dalam bentuk abu yang dapat digunakan untuk analisis kualitatif dan kuantitatif. Tulang terdiri dari air, bahan organic dan bahan anorganik. Pemanasan tulang pada suhu 4000C atau lebih akan menyebabkan air serta bahan organic menguap. Sisanya dalam abu terdiri dari bahan anorganik yang berbentuk garam-garamnya. Salah satu cara analisa titri metri untuk penentuan kadar kalsium adalah mengendapkannya sebagai kalisum oksalat. Setelah endapannya disaring dan dicuci dilarutkandalam asam sulfat encer dan selanjutnya dititrasi dengan larutan KMnO4. Cara lain analisa titrimetri penentuan kalsium adalah dengan titrasi kompleksiometri yaitu EDTA. Jika zat yang dianalisa (CaCO3) tidak larut dalam air, maka zat itu harus dilarutkan dalam HCl encer.

Baca Selengkapnya...

Jumat, 19 Maret 2010

Tak Pernah Sama

Gerakan itu
Mengubah semuanya
Membuat sesuatu yang berbeda
Bagai panas yang mencairkan es

Di detik berikutnya
Senyum simpul itu kudapatkan
Didalam keranda indah bernama kematian

Baca Selengkapnya...

Selasa, 02 Maret 2010

Kepahlawanan

Siang itu, cuaca begitu terik menyapa setiap jengkal tubuh manusia, menyengat siapa saja yang berada dalam kekuasaan sinarnya, seolah-olah ia sedang mempertontonkan bentuk kecintaan, kesetiaan, dan tanggung jawab atas apa yang diamanahkan dan diperintahkan kholik padanya.

Dalam suasana dan nuansa demikian, terlihat seorang ikhwah dengan wajah yang begitu lembut, tersenyum riang dan bahagia meskipun sekali-sekali mengusap keringat yang mengucur dari kepala dan dahinya. Tidak terlihat raut muram pada wajahnya, melainkan kesumringahan dengansenyum dibibirnya seperti sedang menikmati teriknya mentari siang itu.

Bisa jadi ia begitu memahami bahwa sang Mentari sedang menunjukkan cinta dan tanggung jawabnya kepada sang pencipta yang ia cintai, tidak seperti kebanyakan oang yang berada disekitar sang ikhwah.

Ternyata apa yang terlintas dalam fikiran sang ikhwah sama dengan suasana hatinya saat itu. Hati yang begitu gembira dan bahagia terpancar dari tatapan mata dan wajahnya. Ada apa gerangan ?, mungkin itulah pertanyaan yang terlontar seandainya orang-orang disekitarnya ditanya.

Benar, ternyata sang Ikhwah baru saja dikarunia seorang anak laki-laki yang sangat ia sayangi, cintai dan dambakan. Sama halnya dengan mentari, sang ikhwah mencoba mempertontonkan bentuk kecintaan itu sebagai wujud kebahagiaan karena kholik baru saja menitipkan amanah,tanggung jawab, kepercayaan yang besar pada dirinya yang mesti ia pelihara dan sayangi.

Dengan tergesa-gesa sang Ikhwah berangkat menuju rumah dari tempat kerjanya. Sambil berkhayal begitu enaknya makan siang bersama anak dan isteri yang selama ini menemaninya.

Dua puluh menit berlalu tibalah ia didepan pintu rumah kontrakan kecil satu kamar yang ia rasa begitu indah dan nyaman karena dihiasi oleh seorang bidadari cantik yaitu isteri sholehah yang ia cintai dan anak yang akan menjadi generasi penerus Islam.

Tak berapa lama pintu terbuka, “Assalamu’alikum Mi”. “Wa’alaikum salam Bi”. “Capek, Bi ?”, “Insya Allah nggak, Apalagi ngelihat Ummi, hilang capeknya”. Bagaimana si Jundi ?”, “Alhamdulillah baik”, “Bi cuci dulu muka, baru cium si kecil ya”. Demikianlah percakapan singkat yang terjadi.

Lima menit berlalu ketika sang ikhwah sudah membersihkan dirinya, Sang ikhwah bertanya :
Ikhwah : “Mi, Abi pengen makan dekat anak kita, boleh ya ?
Ummi : “Ya, Bi (dengan wajah tersenyum)”. Bi, bisa bicara sebentar”
Ikhwah : “Ya.”
Ummi : “Bi, persediaan lauk kita hanya tinggal sebutir telur ini, dan uang kita, hanya
cukup untuk ongkos abi ke kerjaan selama dua hari.” ( Mendengar hal itu
sejenak sang ikhwah terdiam dan memandang wajah isteri yang tercinta dalam-
dalam dan sekali-sekali melirik anak yang sedang tidur dengan nyenyak.

Ummi : “Ada apa bi ?, kok diam.(seketika suasana menjadi hening). Afwan bi, kalau
ummi buat abi terbebani. Sambil mulai melangkah menuju si jundi. Tetapi
langkahnya terhenti oleh pegangan tangan sang suami tercinta, dan sang suami
menarik tubuh sang isteri hingga tepat dihadapannya.

Ikhwah : “Ummi, maafkan abi kalau membuat ummi merasa khawatir. Sambil merangkul
isterinya ia berkata : “Abi yakin Allah pasti ngelihat hambanya yang
mencintainya, yang bersatu karenanya, yang manjaga amanah darinya dan
berlomba menjadi hamba yang senantiasa bermesaraan dalam ibadah padanya”

“Ummi, abi janji akan memberikan yang terbaik pada ummi dan anak kita,
do’a-kan abi, dan ntar malam kita minta pada Allah melalui tahajjud, agar Allah
memudahkan segala urusan kita ya, sambil merangkul isterinya, dan keduanya
terlihat saling menangis”

Subhanallah, apa yang terjadi dalam dua hari kemudian sang Ikhwah mendapat rezeki karena azam/ tekadnya. Karena, kesadaran luar biasa yang muncul dalam dirinya. atas tanggung jawab sebagai leader di rumah tangga.

Ikhtiar sebagai bentuk tanggung jawab yang terinspirasi rasa cinta kepada Allah, isteri dan anak menjadi modal luar biasa untuk mengejar kesempatan-kesempatan kebaikan yang senantiasa Allah berikansebagai bentuk rahimnya Allah. Wahai Saudara-ku yakinlah bahwa Allah sesuai dengan prasangka hambanya.

---------------------------------------------------------

Sama halnya ketika seorang ikhwah menceritakan pengalaman halaqohnya. Pada suatu malam ketika sang ikhwah sedang serius mengkaji kitab, satu demi satu kalimat dalam buku itu ia renungi dan ia dalami maknanya.
Sampai-sampai saking asyiknya membaca, ia merasa seolah-olah hanya dia saja yang ada di ruangan itu.

Tidak berapa lama kemudian, ketika ia sedang asyik-asyiknya membaca tiba-tiba seorang laki-laki tiba dipintu ruangan “Assalamu’alaikum, ya akhi ?” sapa lelaki itu kepada sang ikhwah. Serta merta sang ikhwah menjawab “wa’alikummussalam” kata sang ikhwah pada lelaki itu. Sang lelaki kemudian masuk dan berjalan menghampiri seorang ikhwah yang sedang tidur tepat di belakang ikhwah yang sedang belajar.

Tiba-tiba terdengar teguran dari belakang sang ikhwah, “Akhi, kenapa antum asyik dengan diri antum, apakah antum tidak melihat Saudara antum kedinginan karena selimutnya terjatuh kelantai. .kata Sang lelaki sambil memungut selimut yang berada di lantai dan kembali menyelimuti tubuh teman sang ikhwah. Subhanallah, Tapi siapakah laki-laki yang begitu peduli terhadap Saudaranya, begitu empati.

Ternyata laki-laki itu adalah MUROBBI dari kedua ikhwah tersebut. –Allahuakbar-
Muncul pertanyaan dalam diri kita, mengapa ia mampu melakukan hal itu ?. Ternyata akhi Cinta yang begitu mendalam menumbuhkan tanggung jawab yang luar biasa. Inilah kata kunci dari tulisan ini Bahwa sikap Kepahlawanan muncul karena cinta dan tanggung jawab.
(sumber : Ade Suherman)

Baca Selengkapnya...

Kamis, 25 Februari 2010

Peran Dakwah Kampus

PERAN DAKWAH KAMPUS

DALAM MEWUJUDKAN KEBANGKITAN ISLAM


Banyak orang yang menginginkan kebangkitan islam, tapi pada saat yang sama pribadi atau akhlak dari manusianya sendiri tidak mencerminkan nilai-nilai keislaman. Jangankan kebangkitan islam, mengubah akhlaknya dan orang-orang di sekitarnya saja dia tidak mampu. Kenapa tidak sanggup untuk mengubah diri sendiri menjadi lebih baik. Jawabnya adalah kita tidak pernah punya waktu yang memadai untuk bersungguh-sungguh mengubah diri sendiri. Tentu saja, jawaban ini tidak mutlak benar. Tapi jawaban ini perlu diingat baik-baik.


Sebelum membahas peran dakwah kampus. Haruslah kita ketahui kebangkitan islam (kejayaan islam) telah berlangsung selama ± 700 tahun, dimana itu merupakan masa kejayaan terlama yang pernah ada. Akan tetapi, dewasa ini kejayaan islam seperti hilang entah kemana. Ada beberapa hal yang bisa membangkitkan kejayaan islam yaitu :

  1. Aqidah
  2. Tarbiyah
  3. Wawasan
  4. Pengorganisasian

Berawal dari hal tersebut timbul pertanyaan. Bagaimana keempat hal tersebut dapat terwujud di lingkungan kampus? Dimulai dari kesadaran itulah di bentuk dakwah kampus. Komunikasi efektif dapat memunculkan kepemimipinan, dan manajemen yang baik akan membentuk suatu organisasi. Dakwah kampus sendiri digerakkan di kampus oleh masyarakat kampus untuk menggerakkan masyarakat kampus menuju kebangkitan umat.


Kaidah untuk dakwah kampus adalah :

  1. Tidak mempersulit dan tidak mempermudah.
  2. Membuka kesempatan dakwah kampus untuk seluruh warga kampus tanpa terkecuali.
  3. Tidak menghakimi tapi memberikan solusi.

Dakwah kampus biasanya berada dalam suatu organisasi. Karena “sebuah kebenaran yang tidak terorganisir dengan baik akan mudah dikalahkan dengan kebatilan yang terorganisir dengan baik. Dimana organisasi itu mempunyai landasan berpikir QS Ash-Shaff : 4 dan setiap aktivitas yang dilakukan senantiasa dalam batasan-batasan syar’i. Adanya organisasi tersebut dapat berfungsi sebagai :

  1. Syi’ar Dakwah
  2. Sarana Amal Tarbiyah
  3. Sarana Rekrutmen ADK

Sasaran dakwah kampus adalah menciptakan lingkungan yang baik, berkesinambungan dalam berdakwah dan adanya kesinergian dalam berdakwah. Jika tujuan sudah tercapai pada sasaran dakwah, maka akan terbentuk kejayaan islam.


Dengan adanya suatu organisasi maka dapat dimulai perubahan dalam suatu kampus untuk mencapai kejayaan islam. Hal pertama yang merupakan peranan dakwah kampus adalah membina mahasiswa muslim yang berada di kampus agar tercipta suatu komunitas yang berakhlak mulia.

Pembinaan menuju komunitas kampus yang memiliki nilai aqidah islamiyah bisa di bentuk melalui tarbiyah. Dan disinilah peran organisasi dakwah kampus untuk menyediakan pementor dan merekrut mahasiswa untuk dijadikan adik mentor. Di dalam tarbiyah itu sendiri terjadi proses penyampaian sesuatu (nilai-nilai islam, peningkatan kualitas dan perbaikan diri) sedikit demi sedikit sampai tahap sempurna. Disini juga disertai dengan perbaikan akhlak.


Dan hasil yang ingin dicapai adalah terbentuknya mahasiswa muslim yang memiliki pengetahuan luas, kemuliaan, kekuatan, persatuan. Pengetahuan luas sangat penting dalam hal ini karena memang seharusnyalah mahaiswa muslim mempunyai nilai lebih baik dalm segi apapun. Jika sudah terbentuk mahasiswa yang mempunyai 4 kriteria tersebut, maka jalan untuk menuju kejayaan islam sudah semakin dekat. Namun, perlu diingat jumlah bukan jaminan tapi harus berkualitas.


Selain dari tarbiyah pembentukan aqidah islamiyah juga bisa di lakukan melalui penyebaran buletin islami, pembuatan mading dan penyampaian informasi lewat media elektronik, serta acara lainnya.

Mahasiswa yang terbina tadi diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai islam dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga nilai-nilai keislaman sudah mulai tertanam di setiap lingkungan dan dari situlah dimungkinkan untuk mewujudkan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman. Jika sudah terbentuk masyarakat yang seperti itu maka akhirnya akan terbentuk kejayaan islam yang dinanti-nantikan


Peran selanjutnya dari dakwah kampus setelah berhasil membentuk pribadi muslim yang berakhlak mulia maka mahasiswa harus memiliki wawasan yang luas dari berbagaia disiplin ilmu. Penambahan wawasan ini memang sesuai dengan pribadi mahasiswa masing-masing, apakah ia mau untuk menambah wawasannya?

Namun, tidak ada salahnya jika lembaga dakwah kampus bisa memfasilitasi untuk penambah wawasan mahasiswa. Salah satu caranya adalah dengan membuat suatu acara yang membahas masalah yang sedang berkembang di masyarakat luas, atau diskusi mengenai hal terbaru.

Peningkatan wawasan mahasiswa dapat memudahkan kebangkitan islam, karena mahasiswa yang berakhlak baik dan mempunyai wawasan luas dapat berinteraksi dengan berbagai kalangan. Penanaman nilai-nilai keislaman bisa masuk melalui bermacam-macam jalur. Mahasiswa yang sudah tamat memiliki profesi yang berbeda-beda diharapkan mamapu yang memperluas penyebaran dakwah islam sesuai dengan lingkungan kerjanya sehingga islam dapat jaya kembali.

Dakwah kampus juga berperan membentuk mahasiswa muslim yang tegar dalam menghadapi masalah, dan membentuk mahasiswa yang kritis tanpa mencari-cari kesalahan orang lain dan tidak menyebarkan kesalahan, serta dapat memaafkan kesalahan orang lain. Dan orang-orang yang ada di lembaga dakwah kampus dapat dijadikan sendi kokoh tempat kita berlindung, karena persaudaraan yang erat akan membuat kita nyaman berada di dekat mereka.

Secara tidak langsung lembaga dakwah kampus juga berperan dalam menanamkan rasa percaya diri dalam diri mahasiswa dan bersifat terbuka dengan kritik orang lain serta semangat yang menggelora. Rasa percaya diri ini dapat memudahkan untuk penyampaian suatu kebenaran kepada orang yang belum mengetahui. Dan perasaan terbuka menerima kritik dari orang lain dapat meningkatkan kualitas seseorang. Semangat menggelora dalam beribadah diperlukan agar hati bersih dari berbagai kontaminasidan selalu sibuk dengan urusan yang benar.

Perlu diingat bahwa dalam dakwah kampus ada amal jamai. Dimana dengan amal jamai Islam akan jaya. Amal jamai adalah perbuatan yang dilakukan secara bersama-sama dan terorganisir. Karena tanpa adanya amal jamaai akan terjadi kecatatan dalam aktivas. Dan orang yang melakukan amal jamaai akan mendapat pertolongan ALLAH SWT. Serta dengan amal jamai akan membuat barisan dakwah semakin kokoh.

Begitu banyaknya peranan yang bisa dilakukan dalam dakwah kampus menuju kebangkitan islam. Namun, perlu disadari bahwa kemudahan apapun yang sudah dirasakan dalam berdakwah di kampus tidak membuat semangat kita berkurang untuk terus berjuang dan berlomba-lomba mencapai kejayaan islam.

Jika terdapat masalah di dalam dakwah kampus, maka haruslah diselesaikan dengan segera agar tidak menimbulkan perasaan miris yang mungkin dapat menyakiti hati orang lain. Semua orang dapat memecahkan masalah, asalkan ia yakin dan terus mengembangkan pengetahuannya untuk menjawab masalah-masalah yang dihadapinya.

Kemampuan internal yang harus dimiliki seseorang untuk memecahkan masalah tergantung pada empat aspek dalam dirinya yaitu : kualitas spiritual, kualitas intelektual, kualitas emosional dan kualitas fisik seseorang.

Kehidupan tak ubahnya sebuah perjalanan jadi harus pandai-pandai memilih kawan. Tidak semua aktivis dakwah makhluk suci yang tak pernah bersalah karena Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwa “setiap anak Adam pasti bersalah”. Maka dari itu diperlukan teman seperjuangan yang selalu mengingatkan kita, saat kita melakukan kesalahan.

Jika salah seorang kalian merasakan kecintaan dari saudaranya, maka peganglah kuat-kuat persaudaraan dengannya. Seringlah mengunjungi saudaramu dalam jalan ini. Jangan jauhkan mereka dalam hatimu.seringlah bertatap muka dan memandang wajah mereka. Disanalah engkau akan menemui berkah hidup berjamaah, yang dapat memberi bagi jiwa agar kita dapat melanjutkan perjalanan ini sampai kebangkitan Islam terwujud.

Tetaplah disini saudaraku, bersama Allah SWT, selalu dan selamanya. (Rirus)

Baca Selengkapnya...

Susunan Kepengurusan JPRMI (Jaringan Pemuda dan Remaja Mesjid Indonesia) Kecamatan Medan Tuntungan Periode 2008 – 2012

Ketum : Ahmad Muhajir, A.Md
Sekum : Arif Munandar
Bendum : Rika Rusianum
Staf Kesekretariatan : Abu Hayullah


Ketua BSD : Dedy Iskandar Nst
Sekretaris BSD : Erlina W. Hasibuan
Staf BSD : Ardhy Mukhtar
Desi Eka Rani
Aulia Akbar Askam
Aritia Kurniawan Munthe


Ketua BPM : Tanti Rahayu, A.Md
Sekretaris BPM : Hazizah Nur
Staf BPM : Fia Adryaningsih
Rinda Sari
Rabiatun Adawiyah


Ketua Sebiora : Muhammad Ilyasa Nst
Sekretaris Sebiora : Terima
Staf Sebiora : Maulana Zailani
Muhammad Al Fath

Baca Selengkapnya...

Rabu, 27 Januari 2010

Anak Muda Korupsi

Tidak mau dikatakan anak-anak dan tak suka jika disebut dewasa, itulah remaja yang kita kenal dengan sebutan anak muda. Tentu saja bukan anak muda dalam film India. Ini cerita tentang anak muda zaman sekarang. Tentang kamu, seorang pemuda yang sedang membaca tulisan ini.

Kita bicara bukan tentang korupsinya para pejabat atau para penguasa. Tapi kita bicara tentang korupsinya anak muda. Apa mungkin anak muda korupsi? Apa yang mereka punya? Tak mungkinlah mereka korupsi. Harta saja tidak punya, uang saku masih minta sama orang tua apalagi kekuasaan.

Memang, remaja tidak mempunyai uang apalagi kekuasaan. Tapi, mereka masih punya waktu sebagai modal utama menjalani kehidupan ini. Kita jarang sekali merasakan bahwa sesungguhnya waktu adalah sesuatu yang sangat berharga sehingga kita kadang-kadang membiarkannya berhamburan sia-sia. Dan waktu pulalah yang mengantarkan kita ke hari ini dengan berbagai suasana.

Allah berfirman dalam al-Quran (yang artinya),

Demi waktu, sesungguhnya manusia itu benar-beanr dalam kerugian, kecuali orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat-menasehati supaya menaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Wal ‘ashri, ‘demi waktu’ ; innal insaana lafii khusrin, ‘sesungguhnya setiap manusia itu tambah hari tambah merugi, tambah tua tanbah merugi : illalladzina aamanuu wa’amilushaalihati, ‘kecuali orang yang efektif, yang menjadikan pertambahan waktunya sebgai peningkatan mutu iman, mutu amal ; wa tawaa shawbil haqqi wa tawaa shawbishshabri, ‘ dan setiap waktu terus meningkatkan kemampuan dirinya, sehingga kehadiran dirinya di dunia menjadi jalan nasehat, baik dengan tutur kata atau perilaku bagi orang lain, dalam kebenaran dan kesabaran.’setiap waktunya diolah agar dia makin hari makin rindu akan nasehat. Inilah sesungguhnya orang yang beruntung.

Yang menjadi masalah sesungguhnya bukan terletak pada waktunya, tetapi pada bagaimana kita bisa mengisinya dengan cara yang sebaik-baiknya. Karena waktu adalah salah satu modal remaja untuk melakukan korupsi.

Siapa sih yang tak pernah mengalami kejadian yang bersangkutan dengan korupsi. Tentu kita semua pernah menghadapinya. Karena jujur saja korupsi itu ada, walaupun dalam hal yang kecil. Korupsi waktu misalnya, guru yang tidak datang tepat waktu untuk mengajar anak didiknya, para pejabat yang tidak tepat waktu dalam melakukan apel, bahkan ketika anda tidak menepati waktu dalam sebuah pertemuan, anda sudah melakukan korupsi waktu dengan teman anda.

Banyak contoh korupsi yang sering kita lakukan. Namun, sering kali kita tak menyadarinya. Ketika kita tak menepati janji untuk datang sesuai dengan jadwal yang telah disepakati, dan membiarkan orang tersebut menunggu kita. Sesungguhnya kita telah mengambil hak(waktu) teman kita demi kepentingan kita. Apalagi namanya kalau bukan korupsi waktu.

Saat kita para pelajar yang tugasnya belajar, terkadang lebih sering menggunakan waktu kita untuk bermain dan bersenang-senang. Kita telah mengkorupsi jatah belajar kita dengan kesenangan kita.

Selain itu, korupsi yang mungkin dilakukan remaja adalah ketika dia melihat hasil ujian temannya yang sering disebut nyontek. Menyontek maupun jurus jitu kopekologi adalah salah satu contoh dari korupsi yang tanpa sadar telah dilakukan pemuda zaman sekarang. Karena dalam hal ini, ia telah berani mengambil apa yang bukan miliknya, melainkan milik temannya. Tentu saja jawaban yang dilihatnya itu adalah hasil pemikiran dari temannya dan bukan miliknya. Jadi apalagi namanya, kalau bukan korupsi?

Bukankah waktu adalah milik Allah? Ya tentu saja. Lalu mengapa ketika azan sudah berkumandang, kita sering mengabikannya. Seolah-olah suara merdu itu bukan untuk menyeru kita. Lebih senang menjadi masbuk daripada orang yang pertama datang ke masjid untuk melaksanakan shalat berjamaah. Tentu saja melalaikan shalat merupakan korupsi pada Sang Maha Pencinta. Jika dengan Sang Maha Pencinta saja sudah seperti itu, lalu bagaimana dengan yang lain?

Begitulah kenyataan pemuda saat ini. Kemana semua para pemuda Islam ? Yang mampu menggetarkan sebuah Negara dengan jumlah yang sedikit. Adakah kau menemukannya saudaraku?

Pemuda merupakan unsur terpenting dalam setiap perubahan dan pembaharuan. Sejarah membuktikan bahwa pemuda selalu menjadi subjek dalam perubahan dan membuka lembar-lembar peradaban yang baru

Pemuda selalu menjadi sumber kekuatan yang akan menjadi modal dalam pembentukan peradaban yang lebih baik. Kekuatan yang harus dimiliki adalah kekuatan intelektual, moral, fisik, emosi, dan kemandirian yang tinggi

Pemuda merupakan generasi penerus yang akan menjamin eksistensi peradaban, bangsa, dan nilai. Pemuda akan menjadi pengawal bagi cita-cita besar suatu bangsa. Sejarah menyatat bahwa peradaban China runtuh dengan serta merta karena pemudanya dibuai dengan candu dan peradaban barat. Russia mengalami degradasi setelah menjadi negara adi daya di tangan sosok pemuda yang lemah. Eropa mengalami kemunduran di tangan pemuda yang terbuai dalam kehidupan yang pragmatis dan hedonis

Saudaraku ! Jadilah seorang pemuda yang kuat, cerdas, kreatif, dinamis, siap menanggung resiko, senantiasa mencari kebenaran dan senantiasa haus akan pengalaman.

Tak perlu kau sia-siakan waktumu dengan hal yang tak berguna, tak perlu kau lakukan lagi korupsi waktu maupun korupsi-korupsi lainnya.

Jadilah seperti Agus Salim muda yang memiliki kemampuan negosiasi dan penguasaan 7 bahasa serta integritas keimanan yang tinggi.

Jadilah seperti Ali bin Abi Thalib ra, memiliki intelektualitas yang tinggi, fisik yang kuat serta kekuatan spiritual yang prima.

Jadilah seperti Usamah bin Zaid sudah bisa memimpin pasukan Islam pertama ekspansi keluar Jazirah Arab saat ia berusia 18 tahun.

Nabi Muhammad pun adalah seorang pemuda yang selalu menjadi teladan dan tempat berhimpun segala potensi kebaikan. Dia adalah panglima perang, da’I, ulama, bussinessman, dan pemimpin sejati.

Bangkitlah sekarang juga wahai pemuda. Ubahlah kebiasaanmu menjadi sesuatu hal yang baik. (Rirus)



Baca Selengkapnya...